Kehidupan.. (lagi merenungi gara-gara bolak balik liat orang wafat) itu sementara. Usia manusia paling lama itu berapa sich? Katakan saja misalnya 100 tahun (tetangga belakang rumah aye ada yang 120 tahun lhoh). Kehidupan ini melalui beberapa fase perkembangan.
Bayi
Seorang bayi lahir dari rahim ibu (iya, masa rahim bapak -_-). Dia ditimang sama ibuknya, disayang, dikasih ASI, disuapin, kalo pipis celananya digantiin..dan segala aktifitas pokoknya sama ibuk (kadang bapak *kalo bapaknya sayang anak lhoh ya*, kadang baby sitter *kalo kedua ortu sibuk*). Unyu yak liat baby kecil, mungil. Kalo lagi nangis lucu, cemberut lucu, rewel lucu. dan pokoknya bayi itu lucu.
Balita
Bayi yang agak gedean sedikit bisa disebut balita. Ibuk dan bapak ngajarin anaknya jalan. ngajarin anaknya pegang sendok biar bisa makan sendiri, ngajarin anaknya bicara, inilah yang disebut pembelajaran pertama pada manusia dimulai dilingkungan keluarga, pengaruh anggota keluarga sangat penting bagi perkembangan anak kelak.
Anak-anak
Sebenernya pas masih balita juga pada umumnya udah disekolahin di TK. Setelah dari TK mereka melanjutkan ke jenjang sekolah dasar. ketika baru masuk ke kelas 1 ibuk dan bapak seneng banget, mungkin liatnya lucu kali yee...tapi ntar kalo dah terpengaruh globalisasi beda critanya.
Remaja
setelah anak-anak, kalo di buku Kesehatan Jasmani dan Rohani adalah tahap remaja. Dimana orang itu sedang belajar menelusuri hidupnya. Mencoba pengalaman baru, mencari pengalaman. Kalo gak diawasin dia bisa lepas kendali, tapi juga kalo terlalu dikekang, itu juga bisa bahaya buat mental anak ke depannya. Tahap remaja secara tidak langsung menyumbang pembentukan karakter di masa depannya. Jadi ini tugas orang tua bagaimana menyikapi anaknya pada setiap fasenya.
Dewasa
Setelah puas dengan kelabilan masa remaja, sekarang dilanjut menuju tahap dewasa. Pada usia ini, seseorang harus sudah bisa mandiri (selain mandi sendiri) juga harus bisa menata hidupnya sendiri. di usia ini orang harus bisa mencukupi kebutuhannya sendiri, dengan kerja tentunya. Apapun kerjaannya yang penting itu halal. Di usia ini pula, pada umumnya orang sudah mulai mencari pasangan hidup. Kemudian nikah deh....
setelah nikah...beberapa bulan beberapa tahun (asal jangan beberapa hari kemudian melahirkan) pasangan itu punya anak..dan kembalilah melihat fase diatas. kini orang-orang itu jadi orang tua. merasakan apa yang dilakukan oleh bapak dan ibuknya dulu semasa dia kecil. Seiring berjalannya waktu anaknya pun mengalami fase-fase itu, dan kini orang ini sudah tua. bukan lagi balita unyu lucu cute imut nan menggemaskan. Sekarang orang ini jadi lansia, yang memapah dia jalan bukan lagi ibu atau bapaknya seperti 60 tahun lalu, tapi sekarang yang memapahnya adalah anaknya. dan suatu hari pun orang ini akan dipanggil oleh Allah.
Begitu daur kehidupan manusia,ada kelahiran dan ada kematian. Rejeki, jodoh, mati hanya Allah yang tahu, karena Dia sang Pencipta langit dan bumi beserta segalanya.
Selama hidup orang memiliki banyak kenangan, banyak cerita, dan banyak pengalaman. Jika setiap orang rajin menulis daily mungkin itu seperti buku sejarah pribadi. Ketika usia sudah menginjak 50 tahun, kemudian membaca diarynya yang ketika berusia 15 tahun, dia akan terkekeh sendiri mengenang kebodohannya yang lucu. Atau akan menangis karena merindukan orang tuanya dan masa-masa itu.
aku pikir, setiap detik, menit, jam itu berharga. 1 hal yang tidak akan pernah kembali yakni waktu. jadi gunakan waktu sebaik mungkin. sebermanfaat mungkin. nikmati hari ini, nikmati bersama orang-orang yang kita sayangi, nikmati hari ini bersama orang-orang disekitar kita.
kadang aku berpikir, sekarang usiaku sudah menginjak kepala 2. aku masih bisa menulis diblog ini. update ini dan itu. bercengkerama dengan sahabat-sahabatku tentang kesukaan, musik, hoby, goods and other. tapi waktu terus berjalan, aku akan bertambah tua dan keriput. suatu hari aku akan tersenyum ketika membaca blog yang gaje ini. ntah aku akan mengatakan "bodoh" atau "lucu". ^__^
aku benar-benar akan merindukan semuanya....kalian sahabatku, kalian seniorku, kalian juniorku, aku sekarang ada di kelompok ini , sekarang aku mengatakan AKTF eternally, tapi kadang aku berpikir..apakah ketika aku sudah berkeluarga aku masih seperti ini, masih mikirin diri sendiri dan sibuk dengan hal "itu". aku pikir tidak demikian. jadi aku hanya bisa mengucap AKTF setulus aku sebisa aku..aku tidak perlu membuktikan dengan kata-kata. cukup perhatikan saja aku disini. :)
let's make story for our future :)
Bayi
Seorang bayi lahir dari rahim ibu (iya, masa rahim bapak -_-). Dia ditimang sama ibuknya, disayang, dikasih ASI, disuapin, kalo pipis celananya digantiin..dan segala aktifitas pokoknya sama ibuk (kadang bapak *kalo bapaknya sayang anak lhoh ya*, kadang baby sitter *kalo kedua ortu sibuk*). Unyu yak liat baby kecil, mungil. Kalo lagi nangis lucu, cemberut lucu, rewel lucu. dan pokoknya bayi itu lucu.
Balita
Bayi yang agak gedean sedikit bisa disebut balita. Ibuk dan bapak ngajarin anaknya jalan. ngajarin anaknya pegang sendok biar bisa makan sendiri, ngajarin anaknya bicara, inilah yang disebut pembelajaran pertama pada manusia dimulai dilingkungan keluarga, pengaruh anggota keluarga sangat penting bagi perkembangan anak kelak.
Anak-anak
Sebenernya pas masih balita juga pada umumnya udah disekolahin di TK. Setelah dari TK mereka melanjutkan ke jenjang sekolah dasar. ketika baru masuk ke kelas 1 ibuk dan bapak seneng banget, mungkin liatnya lucu kali yee...tapi ntar kalo dah terpengaruh globalisasi beda critanya.
Remaja
setelah anak-anak, kalo di buku Kesehatan Jasmani dan Rohani adalah tahap remaja. Dimana orang itu sedang belajar menelusuri hidupnya. Mencoba pengalaman baru, mencari pengalaman. Kalo gak diawasin dia bisa lepas kendali, tapi juga kalo terlalu dikekang, itu juga bisa bahaya buat mental anak ke depannya. Tahap remaja secara tidak langsung menyumbang pembentukan karakter di masa depannya. Jadi ini tugas orang tua bagaimana menyikapi anaknya pada setiap fasenya.
Dewasa
Setelah puas dengan kelabilan masa remaja, sekarang dilanjut menuju tahap dewasa. Pada usia ini, seseorang harus sudah bisa mandiri (selain mandi sendiri) juga harus bisa menata hidupnya sendiri. di usia ini orang harus bisa mencukupi kebutuhannya sendiri, dengan kerja tentunya. Apapun kerjaannya yang penting itu halal. Di usia ini pula, pada umumnya orang sudah mulai mencari pasangan hidup. Kemudian nikah deh....
setelah nikah...beberapa bulan beberapa tahun (asal jangan beberapa hari kemudian melahirkan) pasangan itu punya anak..dan kembalilah melihat fase diatas. kini orang-orang itu jadi orang tua. merasakan apa yang dilakukan oleh bapak dan ibuknya dulu semasa dia kecil. Seiring berjalannya waktu anaknya pun mengalami fase-fase itu, dan kini orang ini sudah tua. bukan lagi balita unyu lucu cute imut nan menggemaskan. Sekarang orang ini jadi lansia, yang memapah dia jalan bukan lagi ibu atau bapaknya seperti 60 tahun lalu, tapi sekarang yang memapahnya adalah anaknya. dan suatu hari pun orang ini akan dipanggil oleh Allah.
Begitu daur kehidupan manusia,ada kelahiran dan ada kematian. Rejeki, jodoh, mati hanya Allah yang tahu, karena Dia sang Pencipta langit dan bumi beserta segalanya.
Selama hidup orang memiliki banyak kenangan, banyak cerita, dan banyak pengalaman. Jika setiap orang rajin menulis daily mungkin itu seperti buku sejarah pribadi. Ketika usia sudah menginjak 50 tahun, kemudian membaca diarynya yang ketika berusia 15 tahun, dia akan terkekeh sendiri mengenang kebodohannya yang lucu. Atau akan menangis karena merindukan orang tuanya dan masa-masa itu.
aku pikir, setiap detik, menit, jam itu berharga. 1 hal yang tidak akan pernah kembali yakni waktu. jadi gunakan waktu sebaik mungkin. sebermanfaat mungkin. nikmati hari ini, nikmati bersama orang-orang yang kita sayangi, nikmati hari ini bersama orang-orang disekitar kita.
kadang aku berpikir, sekarang usiaku sudah menginjak kepala 2. aku masih bisa menulis diblog ini. update ini dan itu. bercengkerama dengan sahabat-sahabatku tentang kesukaan, musik, hoby, goods and other. tapi waktu terus berjalan, aku akan bertambah tua dan keriput. suatu hari aku akan tersenyum ketika membaca blog yang gaje ini. ntah aku akan mengatakan "bodoh" atau "lucu". ^__^
aku benar-benar akan merindukan semuanya....kalian sahabatku, kalian seniorku, kalian juniorku, aku sekarang ada di kelompok ini , sekarang aku mengatakan AKTF eternally, tapi kadang aku berpikir..apakah ketika aku sudah berkeluarga aku masih seperti ini, masih mikirin diri sendiri dan sibuk dengan hal "itu". aku pikir tidak demikian. jadi aku hanya bisa mengucap AKTF setulus aku sebisa aku..aku tidak perlu membuktikan dengan kata-kata. cukup perhatikan saja aku disini. :)
let's make story for our future :)
댓글 없음:
댓글 쓰기
do you have argument? please comment :)